HukumKeamanan

Kepala Suku Angkat Suara: Moses Kaliele Kecam Keras Kekerasan OPM Kodap XVI Yahukimo terhadap Warga dan Sekolah

pojokindo.com Yahukimo, Papua Pegunungan — Kepala Suku Moses Kaliele mengecam keras tindakan OPM Kodap XVI Yahukimo yang dinilai telah melampaui batas kemanusiaan. Ia menyoroti penganiayaan berat terhadap masyarakat sipil serta pengrusakan fasilitas pendidikan, termasuk pecahnya kaca ruang kelas Sekolah Yakpesmi Yahukimo, yang menimbulkan ketakutan dan trauma di kalangan warga.

Sekolah Jadi Sasaran Kekerasan

Menurut Moses Kaliele, kekerasan terhadap rakyat sendiri dan perusakan sekolah adalah serangan langsung terhadap masa depan anak-anak Papua. “Sekolah adalah tempat anak-anak belajar dan bermimpi, bukan sasaran kekerasan,” tegasnya. Ia menyatakan tindakan tersebut telah merusak rasa aman, menghentikan proses belajar, dan memaksa orang tua khawatir mengirim anak ke sekolah.

Dampak Sosial dan Psikologis

Aksi brutal ini menimbulkan trauma mendalam bagi guru, murid, dan keluarga besar sekolah. Anak-anak yang seharusnya belajar dalam suasana aman kini dihantui rasa takut. Pendidikan yang menjadi jalan keluar dari keterbelakangan justru dihantam oleh kekerasan, memperburuk kondisi sosial dan psikologis masyarakat Yahukimo.

Seruan Kepala Suku

Moses Kaliele mendesak agar kekerasan segera dihentikan dan masyarakat dilindungi. Ia menegaskan, perjuangan apa pun tidak boleh dibayar dengan penderitaan rakyat dan hancurnya pendidikan. “Papua butuh kedamaian dan perlindungan bagi warganya,” ujarnya, seraya mengajak semua pihak menjaga keselamatan masyarakat dan masa depan generasi Yahukimo.

Papua Butuh Damai, Bukan Kekerasan

Suara moral dari kepala suku menjadi pengingat bahwa rakyat Papua menolak kekerasan dan menginginkan masa depan yang aman bagi anak-anaknya. Papua hanya bisa maju bila teror dihentikan, hukum ditegakkan, dan keselamatan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama.

Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi pendidikan. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?