Ketua Garda Merah Putih – Yonas Nusi : Jangan Terprovokasi, Mari Sama-Sama Jaga Stabilitas Keamanan Di Papua Ini
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Anggota DPRP Komisi 1 sekaligus Ketua Umum Garda Merah Putih, Yonas Nusi menanggapi terkait respon masyarakat dan pemuda Papua agar tetap bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di Papua, Senin (1/4).
Yonas beranggapan bahwa setiap pemimpin-pemimpin institusi di Papua seperti Pangdam dan Kapolda telah memiliki komitmen bahwa setiap tindakan kekerasan oleh oknum pada masyarakat akan ditindak sesuai jalur hukum yang berlaku. Maka dari itu, mari kita beri kepercayaan pada pemimpin-pemimpin ini untuk bertindak sesuai komitmennya.
Untuk para pemuda dan mahasiswa, Yonas menghimbau agar menyampaikan aspirasi dengan baik dan damai tanpa ada narasi dan pernyataan yang mengganggu stabilitas keamanan di Papua ini.
“untuk pemuda dan mahasiswa, bila menyampaikan aspirasi, sampaikan saja secara baik dan damai. Tidak boleh ada pernyataan-pernyataan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan Indonesia, apalagi ada pernyataan untuk pisah dari NKRI dan sebagainya”, tambah Yonas.
Yonas juga berharap pada tokoh-tokoh adat dan tokoh agama untuk menyampaikan pada masyarakat agar bersama-sama ciptakan situasi yang damai dan tenang untuk mengawal pembangunan nasional di Papua.
“kalau ada pihak-pihak yang datang mengganggu, mengajak dan sebagainya sebaiknya kita juga mampu menyampaikan dengan baik bahwa jangan memprovokasi kehidupan kebersamaan yang sudah terbangun dengan baik di tanah Papua”, imbuh Yonas.
Menurut Yonas, bila masih ada kelompok-kelompok yang menyatakan memisahkan diri dari NKRI maka perlu kita sudahi dan himbau pada anak-anak muda yang berada di luar negeri untuk memberikan edukasi yang baik bahwa keputusan Papua berintegrasi dengan Indonesia sudah final dan tidak ada agenda pembahasan Papua di PBB. Jangan memberikan harapan-harapan kosong pada masyarakat Papua sehingga masyarakat tidak terprovokasi untuk melakukan gerakan untuk menentang Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“mari Bersama-sama bergandengan tangan untuk membangun Papua. Kita juga harus mampu menyiapkan generasi-generasi baru kita untuk masuk dalam system pemerintahan Negara Republik Indonesia untuk mencapai harapan-harapan kita membangun Papua dalam bingkai nusantara”, tambahnya.(ka)

