HukumKeamanan

Penangkapan Homi Heluka: Pukulan Telak bagi TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo

pojokindo.com Yahukimo, Papua Pegunungan — Penangkapan Komandan Batalyon Yamue, Homi Heluka, pada Jumat (20/2/2026) di sekitar Kantor DPR Yahukimo menjadi perkembangan signifikan dalam upaya penegakan hukum di Papua Pegunungan. Ia diamankan bersama seorang anggotanya, Dortius alias Doli, dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Yahukimo. Aparat menilai penangkapan ini sebagai langkah strategis dalam menekan eskalasi kekerasan yang selama ini terjadi di wilayah Dekai dan sekitarnya.

Rekam Jejak Kekerasan

Homi Heluka diketahui memimpin Batalyon Yamue yang berafiliasi dengan TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam berbagai aksi sejak 2022:

  • Penembakan aparat keamanan.
  • Pembunuhan warga sipil.
  • Pembakaran kendaraan dinas kepolisian.
  • Serangan terhadap pekerja dan masyarakat sipil.

Sejumlah insiden tersebut menimbulkan korban jiwa, kerugian material, serta menciptakan ketakutan luas di tengah masyarakat.

Signifikansi Penangkapan

Aparat keamanan menyebut penangkapan ini sebagai pukulan telak terhadap jaringan bersenjata di Yahukimo karena:

  • Homi diduga berperan penting dalam perencanaan dan pelaksanaan aksi teror di Distrik Dekai.
  • Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap struktur anggota dan pola perekrutan simpatisan baru.
  • Langkah ini berpotensi memutus rantai kekerasan yang selama ini mengganggu stabilitas keamanan dan kehidupan masyarakat sipil.

Papua Butuh Damai, Bukan Teror

Peristiwa ini menegaskan bahwa Papua hanya bisa maju bila kekerasan dihentikan, hukum ditegakkan, dan keselamatan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama.

Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena hukum ditegakkan. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?