Politik

MRP se-Tanah Papua Segera Agendakan Rapat Bahas Hak Politik OAP di Pilkada 2024

MANOKWARI, POJOKINDO.com – Lembaga Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Tanah Papua segera melakukan pertemuan internal dalam waktu dekat.Pertemuan itu merespon tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang sudah mulai.

Rencana pertemuan internal MRP se-Tanah Papua diungkapkan Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Judson F Waprak seusai menerima aspirasi Ormas Parlemen Jalanan di kantor MRPB di Manokwari, Rabu (20/3/2024). 

“Ada hal mendasar yang akan kami bahas bersama demi kepentingan politik OAP, salah satunya terkait hak afirmasi di Pilkada 2024,” ujar Ketua MRPB Judson Waprak. 

Meski demikian, Judson Waprak belum memastikan dimana rapat internal MRP se-tanah Papua itu akan digelar.

“Rencana rapat internal MRP se-tanah Papua digelar tanggal 23 Maret 2024. Tapi tempatnya kami belum putuskan karena memang belum dijadwalkan,” imbuhnya. 

Dijelaskan Waprak, bahwa agenda rapat internal itu menjadi prioritas setelah lembaga MRP (termasuk MRPB) menerima berbagai aspirasi dari masyarakat asli Papua. 

“Kami akan mencari formula yang tepat untuk menyikapi berbagai aspirasi yang masuk ke MRPB pasca Pemilu Legislatif dan Presiden 14 Februari 2024,” ungkapnya. 

Waprak mengakui, bahwa berbagai aspirasi masyarakat yang sudah diterima akan dibahas dengan tetap mengacu pada aturan (regulasi) dan kewenangan yang ada pada lembaga kultural. 

“Kewenangan kami (MRPB) hanya terbatas pada pemberian saran, pertimbangan dan rekomendasi. Kami bukan pengambil keputusan atau eksekutor seperti teman-teman di legislatif,” ucapnya. 

Oleh karena itu, Judson Waprak berharap kepentingan politik OAP dalam hal afirmasi kiranya juga menjadi perhatian anak-anak asli Papua di kursi DRP Provinsi maupun DPRD/K se tanah Papua. 

“Setidaknya kami juga berupaya sebagai wakil masyarakat adat, agama dan perempuan yang dimandatkan negara pada lembaga kultural ini,” ucapnya. 

*Hindari Diskriminasi Politik*

Kesempatan tersebut Ketua MRPB Judson F Waprak menegaskan bahwa berangkat dari pandangan politik nasional yang inklusif, tentu MRPB akan selalu menjaga marwah lembaga dan kepercayaan yang diberikan oleh Negara. 

Ia berharap perjuangan untuk mempertahankan hak afirmasi OAP di Pilkada 2024, tidak menimbulkan diskriminasi terhadap warga nusantara di tanah Papua. 

“Karena apapun yang kita perjuangkan tetap berada dalam koridor negara kesatuan Republik Indonesia yang menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya mengakhiri.(ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?