Distrik Ilaga Semakin Mencekam, Masyarakat Cari Perlindungan Ke Pos TNI.
POJOKINDO.com – Warga Kampung Eronggobak mendatangi Pos TNI Eromaga Satgas Mobile Raider 300/BJW Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan pada Jumat (20/10). Mereka ketakutan akibat teror yang dilakukan kelompok separatis teroris (KST)
Dampak dari pembunuhan terhadap pekerja puskesmas di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, kondisi di Kampung Erogobak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah mencekam. Masyarakat pun berbondong-bondong mendatangi Pos Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/BJW Siliwangi.
Status Distrik Ilaga, saat ini tengah diberlakukan siaga tempur akibat dari kejadian tersebut. Bahkan, Kelompok Separatis Teroris (KST) mendatangi kampung tersebut dan memberikan intimidasi dengan menganiaya masyarakat. Bahkan, diduga akan mencoba kembali membunuh masyarkat. Hal tersebut yang membuat masyarakat merasa terancam dan resah.
“Jumlah masyarakat Eronggobak yang mengungsi tersebut kurang lebih 70 orang, sebagian besar mama-mama dan anak-anak. Mereka ketakutan karena adanya orang asing yang dicurigai anggota KST dari wilayah Kepala Air dan Beoga dengan membawa senjata tajam dan busur panah,” kata Kaskogabwilhan III Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).
Deni juga menjelaskan masyarakat yang mengungsi ditempatkan di Saung Pos Eromaga dan Honai yang posisinya berada di depan pos. Ia memastikan aparat bisa mengawasi tempat warga mengungsi.
“Personel Pos Satgas TNI telah menyiapkan makanan guna membantu masyarakat sipil Kampung Eronggobak yang sedang mengungsi tersebut,” katanya.
“Kami akan melakukan upaya pelayanan sebaik mungkin terhadap pengungsi karena memang kali ini masyarakat telah menjadi korban oleh kejinya KST, dengan segala keterbatasan Satgas Pamtas Mobile Yonif 300 akan berupaya memberikan bantuan semaksimal mungkin terhadap masyarakat guna menjamin keselamatan dan kenyamanan mereka. Kemudian untuk KST pada dasarnya kami tidak pernah akan menyerang mereka, namun apabila kelompok tersebut melakukan aksi penyerangan baik terhadap TNI maupun masyarakat, maka kami terpaksa akan membela diri baik kepada masyarakat maupun tubuh TNI sendiri,” papar Dansatgas Mobile Raider 300/BJW Siliwangi, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga.
Kejadian ini menjadi PR yang luar biasa bagi satgas, karena harus berupaya untuk membuat kondisi Distrik Ilaga kembali menjadi kondusif dengan berupaya membela diri atas aksi-aksi KST yang dilakukan terhadap TNI maupun masyarakat, setelah kondisi aman selanjutnya satgas berencana akan berangsur mengembalikan masyarakat kembali ke pemukimannya. (Khoiru Anam)


Suatu tindakan unt Memperjuangkan hal yg TDK pasti namun masyarakat yg terkena dampaknya..