GKI Paulus Jayapura Fokus Wujudkan Kemandirian Gereja
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Pembaharuan gereja serta pemberdayaan menjadi tema besar dalam Sidang Jemaat ke-XXIX Gereja Kristen Injili (GKI) Paulus Dok 5 Jayapura.
Sidang Jemaat bertajuk ‘Kasih Kristus Menggerakan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan Perdamaian dan Kesejahteraan’ itu digelar pada Sabtu (18/11/2023).
Sidang kali ini menyerukan Jemaat GKI Paulus Dok 5 Jayapura membangun kesehatian untuk pembaharuan GKI menuju pemberdayaan potensi dalam jemaat.
Sinode tahun ini memang mengusung pembaharuan gereja dalam pelayanan umat.
Selanjutnya pada 2024, gereja lebih fokus pemberdayaan jemaat.
Ketua Klasis Port Numbay, Pdt Andris Welfianus Tjoe, berharap tema tersebut dapat diterapkan demi mewujudkan kemandirian gereja.
Ia menyebut gereja-gereja di Klasis Port Numbay telah mengarah pada kemandirian.
“Ini menjadi acuan dan perhatian gereja secara umum di Papua, maupun secara khusus di Klasis Port Numbay,” ujarnya, saat membuka Sidang Jemaat.”Semua jemaat sudah melaksanakan itu, baik para pendeta maupun majelis jemaat, untuk melaksanakan pembaharuan dan menuju pada tahun pemberdayaan,” sambungnya.
Ketua Majelis Jemaat GKI Paulus Dok 5 Jayapura, Pdt Fransina Mandowen, mengatakan tidak ada program yang sifatnya berlalu dalam sidang.

Ia memastikan, program yang dibahas pada Sidang Jemaat menjadi kebutuhan utama gereja dalam membangun jemaat mandiri serta visioner.
“Sebaliknya, program itu bermanfaat pada pertumbuhan jemaat GKI Paulus Dok 5 Jayapura,” jelasnya.
Adapun peserta Sidang Jemaat XXIX GKI Paulus Dok 5 Jayapura sebanyak 130 peserta.
Ketua Panitia Sidang Jemaat GKI Paulus, Yosias Rumkorem, menyebut tujuan sidang kali ini mengevaluasi semua bentuk pelayanan di gereja selama 1 tahun belakangan.
“Baik di tingkat rayon maupun unsur,” pungkasnya. (Khoirul Anam)

