HukumKeamanan

Teror Tak Berperikemanusiaan di Yahukimo: Rentetan Serangan TPNPB-OPM Kodap XVI Jadikan Warga Sipil Sasaran


pojokindo.com Yahukimo, Papua Pegunungan — Gelombang kekerasan kembali mengguncang Kabupaten Yahukimo sepanjang enam minggu pertama tahun 2026. Serangkaian aksi penembakan dan penganiayaan yang diduga dilakukan TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo menebar ketakutan luas di tengah masyarakat sipil. Sopir angkutan, pekerja, hingga warga yang melintas di jalan umum menjadi sasaran serangan bersenjata, menciptakan situasi mencekam dan mengganggu aktivitas ekonomi serta mobilitas warga.

Rangkaian Aksi Brutal

  • Penembakan sopir truk di jalan poros Logpon Kilometer 7 dari arah hutan.
  • Serangan terhadap kendaraan pickup yang membawa warga sipil, memaksa penumpang melompat ke semak-semak demi menyelamatkan diri.
  • Penganiayaan tukang kayu hingga tewas di ruang guru SMP YPK Yakpesmi Dekai, disertai ancaman terhadap guru dan murid serta perusakan fasilitas pendidikan.
  • Penembakan sopir mobil tangki air bersih saat mengantarkan kebutuhan vital masyarakat.

Serangan terhadap Transportasi Udara

Kekerasan juga merambah sektor transportasi udara sipil, yang menjadi urat nadi konektivitas wilayah pegunungan. Dua pilot maskapai perintis Smart Air dilaporkan tewas akibat serangan TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo, memperparah krisis kemanusiaan di wilayah terpencil.

Dampak Kemanusiaan

Rangkaian serangan ini menunjukkan pola kekerasan yang tidak membedakan kombatan dan warga sipil.

  • Jalan umum berubah menjadi zona bahaya.
  • Sekolah menjadi lokasi kekerasan.
  • Layanan kebutuhan dasar seperti air bersih dan transportasi udara ikut terancam.

Situasi ini meninggalkan trauma mendalam serta rasa tidak aman bagi warga Yahukimo, memperburuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Papua Butuh Damai, Bukan Teror

Peristiwa ini menegaskan bahwa Papua hanya bisa maju bila teror dihentikan, hukum ditegakkan, dan keselamatan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama.

Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi pendidikan dan transportasi. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?