Bentrok Panah Pecah di Puncak Jaya: Satu Tewas, Lima Luka, Lapangan Amanah Mencekam

Pojokindo.com – Puncak Jaya, Papua — Suasana damai di Lapangan Amanah, Distrik Pagaleme, mendadak berubah mencekam ketika dua kelompok warga yang awalnya hendak mengikuti prosesi pembayaran denda adat justru terlibat saling serang dengan panah. Kesalahpahaman atas kedatangan rombongan dari Kabupaten Tolikara memicu kepanikan, hingga kedua pihak melepaskan panah bertubi-tubi.
Aparat Bergerak Cepat
Bentrok yang semakin panas segera dihalau aparat gabungan TNI–Polri. Dengan penyekatan ketat, aparat berhasil memecah kedua kelompok sebelum pertikaian meluas ke permukiman.
“Kami langsung turunkan anggota untuk menghentikan aksi saling serang. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi bentrokan susulan,” ujar Kapolres Puncak Jaya, AKBP Achmad Fauzan.
Korban Jiwa dan Luka
Namun situasi terlanjur memakan korban. Satu warga tewas akibat luka panah, sementara lima orang lainnya terkapar dan dilarikan ke RSUD Mulia untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga kini, aparat masih berjaga untuk memastikan tidak ada aksi balasan.
Damai Adalah Jalan Papua
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa kekerasan adat yang berubah menjadi bentrok hanya membawa duka bagi masyarakat sendiri. Kesalahpahaman tidak boleh menjadi alasan untuk menumpahkan darah. Papua membutuhkan persatuan, bukan perpecahan.
Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena memilih damai, bukan panah.
