KNPI Jayawijaya Imbau Masyarakat Agar Jaga Situasi Kamtibmas Kota Wamena dan Jangan Mudah Terprovokasi
WAMENA, POJOKINDO.com — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayawijaya mengimbau masyarakat Papua Pegunungan yang mendiami lembah baliem agar bergandengan tangan menjadi satu untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Wamena.
“Kami merasa kesal atas masyarakat tolikara dan sebagian masyarakat jayawijaya dengan peralatan lengkap senjata tajam padati jalan raya kota Wamena, mengakibatkan orang mencari dan berputaran ekonomi berkurang,” kata Ketua KNPI Jayawijaya Unas Ginia kepada awak media, Kamis (7/4/2024).
Kata dia, hasil Pemilu 2024, dimana pihak penyelenggara tingkat distrik yang melakukan rekapitulasi suara tidak sesuai dengan perolehan masing-masing caleg di lapangan.
“Kami berharap beberapa kabupaten yang mau pleno di ibu kota papua pegunungan boleh-boleh saja, tapi jangan bawa dengan masa berjumlah yang besar dan juga bawa alat tajam pisau, parang dan panah,” katanya mengingatkan.
Dirinya meminta kepada pimpinan partai atau Caleg harus mampu mengarahkan masyarakat dan juga membatasi masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Situasi ini kita jaga baik-baik jangan sampai gara-gara politik ini ada nyawa yang bisa korbankan kalo hal ini terjadi merugikan banyak orangg nanti,” ujarnya.
Lebih tegas Unas meminta seluruh masyarakat Papua Pegunungan tidak boleh ikut ramai dalam pleno tingkat kabupaten.
“Waktu kalian coblos itu tanggal 14 suda lewati, sekarang biarkan bakal caleg dan pimpinan parpol mengatur masing-masing. Kami juga ingatkan para penyelengara PPS, KPPS, PPD, dan juga KPU harus menjadi independen yang baik, tapi kalo ada kecurangan sedikit itu yang akan mengakibatkan konflik, sehingga barang ada di lapangan itu yang kawal baik-baik dan lakukan pleno biar semua bisa berjalan baik,” pungkasnya. (ka)

