Dukung Kelancaran Pemilu, Pangdam Cenderawasih: 10.000 Ribu Lebih Personel Siap Bekap Polisi
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengungkapkan, prajurit TNI sip membantu Polri untuk mendukung kelancaran Pemilu 2024.
“Jadi hari ini kami melaksanakan gelar pengamanan Pemilu 2024 yang tinggal beberapa hari lagi, tentunya kita berharap Pemilu ini berlangsung aman, damai dan lancar, ya semuanya,” ungkap Izak Pangemanan didampingi Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2024, yang berlangsung di lapangan Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Kamis (1/2/2024).
Izak Pangemanan mengingatkan bahwa dibutuhkan konsentrasi tinggi dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi lima tahun sekali yang dimulai pada 14 Februari nanti.

“Jadi penekanan saya di sini prajurit agar semuanya mendukung pengamanan Pemilu ini, di mana kita membekap kepolisian sehingga apapun permasalahan yang di daerah kita akan bantu bekap,” tegas dia.
Untuk keseluruhan Papua, kata alumnus AKMIL 1990 ini, Kodam Cenderawasih menyiapkan pasukan organik sebanyak 4.579 personel, dan personel satuan tugas (Satgas) 6.300 orang.
Lanjut Izak Pangemanan, sementara belum ada penebalan pasukan untuk di tempatkan di lima daerah yang dianggap rawan gangguan keamanan saat Pemilu 2024 nanti.
“Sementara tidak ada (penebalan pasukan). Ya, kita masih menggunakan pasukan yang ada dulu di situ karena memang untuk daerah di Papua khususnya pegunungan tengah, hanya ada dua daerah yang tidak menggunakan sistem noken yaitu Nabire dan Mimika. Sedangkan yang di pegunungan juga hanya dua yakni Jayawijaya dan Yalimo,” terang dia.
“Sehingga daerah yang lainnya itu sistem noken, dan untuk Pilpres pasukan kami yang sudah tergelar ini akan kita maksimalkan untuk mengamankan Pemilu dan membekap tugas-tugas yang dilakukan Polda Papua,” imbuh Izak Pangemanan.
Tidak tolelir kepada pihak-pihak yang ingin mengacaukan Pemilu 2024
Mayjen Izak Pangemanan menegaskan, sesuai tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, maka pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok atau pihak manapun yang ingin mengganggu jalannya Pemilu nanti.
“Kami dari TNI siap menjaga keutuhan NKRI. Ini negara berdaulat dan negara hukum, jadi siapapun yang melanggar ya kita hukum,” tandasnya. (ka)

