Bank Indonesia Papua Ekspor 1,2 Ton Kopi Ke Jepang Dan Belanda, Kontribusi Nyata Bagi Pertumbuhan Ekonomi Daerah
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Kopi asal Papua kini semakin banyak diminati konsumen mancanegara. Karenanya, Bank Indonesia Perwakilan Papua melakukan pelepasan ekspor perdana kopi Papua ke Belanda dan Jepang.
Sebanyak 1,2 ton kopi Papua dilepas dari Pelabuhan Kota Jayapura. Kamis (10/10/2014).
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Faturachman mengatakan, ekspor perdana ini tentunya bukan hasil kerja keras dari Bank Indonesia sendiri.
Melainkan, bersinergi dengan pemerintah, koperasi emas hijau, komunitas kopi, akademisi, pelaku usaha, dan media massa.
“Kami melihat kopi Papua ini sangat berpotensi untuk mendukung perkembangan perekonomian Papua, karena kopi ini memiliki dampak yang cukup tinggi. Untuk itu kami akan terus berupaya untuk mengembangkan kopi Papua mendunia,” ujarnya kepada wartawan.
Ada beberapa langkah yang telah ditempuh untuk mengembangkan ke mancanegara, mulai dari menyelenggarakan festifal kopi Papua yang dihadiri ribuan pengunjung.
Kemudian, merangkul petani sekaligus pelatihan untuk mengelola keuangan secara sederhana hingga pelatihan pengelolaan kopi agar memiliki standar berskala internasional.
Bahkan pada bulan Juni 2024, Bank Indonesia berhasil membawa nama kopi Papua ke forum kopi paling bergengsi di dunia.
“Itu salah satu bentuk dukungan kami mengembangkan kopi Papua. Semoga kopi dari bumi Papua ini terus bisa melebarkan sayapnya di seluruh dunia,” kata Faturachman.
Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong yang diwakili Penjabat Sekda Papua Yohanes Walilo mengatakan, kopi Papua saat ini mendapat perhatian dan apresiasi yang tinggi di dunia Internasional.
Tidak hanya keunikan dan cita rasanya yang khas, tetapi juga proses budidaya yang melestarikan kearifan lokal.
Hal itulah yang menjadikan kopi Papua semakin dicintai hingga ke mancanegara.
Menurutnya, keberhasilan ekspor perdana ini merupakan kerja keras diiringi komitmen yang kuat untuk terus berkembang dan memperluas akses pasar.
“Kami harap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan Papua,” pungkasnya. (ka)

