Politik

Muncul Kuda Hitam di Pilkada Papua Selatan, Ini Jawaban Nikolaus Kondomo Soal Kuda Hitam dan Wakilnya

 MERAUKE, POJOKINDO.com – Bakal Calon Gubernur Papua Selatan, Nikolaus Kondomo, menyebutkan bahwa banyak anggapan dirinya merupakan kuda hitam dalam Pilkada Papua Selatan.

Menrutnya, hal ini dirinya baru mendapat dukungan partai politik (parpol) di injury time. Adapun parpol yang memberikan dukungan ialah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Diketahui, Nikolaus maju sebagai bakal Calon Gubernur Papua Selatan dengan menggandeng Baidin Kutari sebagai wakilnya.

“Jadi perjuangan untuk mendapatkan partai pengusung ini cukup berat dan PKB menjatuhkan pilihannya kepada saya.”

“Karena membangun kepercayaan kepada partai itu tidak gampang.”

“Sehingga kita bangun kepercayan kepada partai,” ujar Nikolaus.

Memenangkan Pilkada Papua Selatan menjadi tujuan utama Nikolaus – Baidin.

“Karena itu, saya sampaikan terima kasih kepada PKB yang telah mendukung saya ikut berpartisipasi dalam Pilkada Papua Selatan,” kata mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua ini di Merauke, Sabtu (31/08/2024).

Selain PKB, ada juga Partai Buruh, PBB, PKN dan Hanura.  Adapun Nikolaus juga mengakui bahwa banyak yang mempertanyakan pilihannya terhadap Baidin Kurita sebagai pasangannya.

Isu agama diangkat dalam hal ini. Namun, Nikolaus menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara pluralis yang  terdiri dari berbagai suku dan agama, yang dirangkul dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Oleh karenanya, berbeda-beda tetap tetap satu dan mempunyai tujuan yang sama untuk membangun negeri ini, khususnya Papua Selatan.

“Juga kita lihat bahwa kami mau agar teman-teman berpartisipasi. Pada umumnya, teman-teman yang datang ke sini (Papua Selatan) ingin berpartisipasi dan membangun Provinsi apua Selatan. Kita menjaga moderasi agama,  toleransi. Meski berbeda suku, agama, ras tapi kita  tetap satu. Kita punya tanggung jawab bersama untuk membangun negara ini khususnya Provinsi Papua Selatan,” katanya.

Karena itu, Nikolaus Kondomo mengajak semua pihak sehingga siapapun yang ada di tanah ini, Papua Selatan memiliki tanggung jawab untuk membangun Papua Selatan secara bersama.

“Tidak ada perbedaan kita itu. Kita semua sama, punya Tuhan yang sama, Mari kita membangun sama-sama. Tidka ada perbedaan lain, tidak ada kepentingan lain, tapi mari kita membangun Papua Selatan ke depan,” jelasnya. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?