Politik

Pilkada 2024 di Papua Semakin Sengit, Pertarungan Dua Jenderal dan Eks Kepala Daerah siap Bersaing

JAYAPURA, POJOKINDO.com – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua di Pilkada 2024 diprediksi bakal berlangsung sengit. Satu dari sekian indikatornya ialah kemungkinan terjadinya “perang jenderal” hingga eks kepala daerah. 

Diketahui, sejumlah nama telah muncul menjelang beberapa bulan bursa Pilkada 2024. Di lingkaran para jenderal kepolisian, ada mantan Kapolda Papua Komjen (Purn) Polisi Paulus Waterpauw, dan juga  Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri,lalu untuk eks kepala daerah, ada mantan Wali Kota jayapura dua periode, Behnur Tomi Mano dan mantan Bupati Jayapura dua periode, Mathius Awoitauw. 

Paulus Waterpauw

Paulus Waterpauw adalah putera asli Papua kelahiran Fakfak, Papua Barat pada 25 Oktober 1964. 

Paulus Waterpauw merupakan seorang perwira tinggi purnawirawan Polri.Ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP sejak 21 Oktober 2021.

Lalu diamanahkan Mendagri Tito Karnavian sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat pada 12 Mei 2022.Sosok Paulus Waterpauw diyakini maju Pilgub Papua lewat baliho raksasa yang terpampang di pusat kota dan kabupaten Jayapura.

Majunya mantan Pj Gubernur Papua itu diawali dengan viralnya  tagline”NegaraMintaPulang yang berseliweran di media sosial. Bahkan, Paulus Waterpauw juga sudah di dukung oleh Ikatan Alumni Jawa Timur atau IKAL Jatim yang ada di Papua.

Dukungan IKAL Jatim Papua yakni dengan membentuk Ikatan Relawan Sahabat KK Besar PW beranggotakan 5.000 orang tersebar di seluruh Tanah Papua.

Pdt Robert Nerotumilena, Wakil Ketua I IKAL Jatim se-Tanah Papua mengatakan, terbentuknya Ikatan Relawan Sahabat KK Besar PW untuk bekerja memenangkan Paulus Waterpauw yang merupakan Ketua Dewan Pembina dan penggagas berdirinya IKAL Jatim.

“’Alumni Jatim ini tersebar di seluruh Tanah Papua, dan sangat akrab karena memiliki hubungan emosional yang baik dengan Kaka Besar Jenderal Paulus Waterpauw,” kata Pdt Robert, Rabu (1/5/2024) malam.

Mathius Fakhiri 

Mathius Fakhiri lahir di Manokwari, Papua Barat 6 Januari 1968.

Mathius Fakhiri mengawali karirnya sebagai perwira polisi lulusan Akabri 1990, sejak 18 Februari 2021 Mathius Fakhiri mengemban amanat sebagai Kapolda Papua. 

Berbagai flyer mulai riuh di media sosial yang mengisyaratkan mantan Dansat Brimob Polda Papua itu bakal maju di Pilgub Papua bersama Benyamin Arisoy. 

Kendati belum mendiklerkan dirinya secara langsung bakal maju pada Pilkada di Papua, namun sejumlah paguyuban masyarakat sudah memberikan dukungan terhadapnya, satu diantaranya yakni Pasundan di Tanah Papua. 

Wujud dukungan untuk Mathius Fakhiri juga terlihat dengan dibentuknya organisasi dinamai Relawan Matahari.

Matahari adalah kepanjangan dari Mathius Fakhiri-Benyamin Arisoy.

Nama Benyamin Arisoy digadang bakal berpasangan dengan Mathius Fakhiri pada Pilkada 2024 nanti.

Benhur Tomi Mano dan Mathius Awoitauw masih terlihat anteng

Nama Benhur Tomi Mano (BTM) dan Mathius Awoitauw diketahui juga bakal maju sebagai bacalon Gubernur Papua. 

Sayangnya, kedua sosok tersebut masih terlihat anteng. 

Benhur Tomi Mano merupakan birokrat dan politikus Indonesia yang menjabat Wali Kota Jayapura 2 periode yakni 2011–2016 dan 2017–2022.

BTM adalah alumnus IPDN Yoka dan merupakan pamong sejati. Politikus PDIP yang maju sebagai Celeg DPR RI ini meraih suara sebesar 61.431 secara individu dalam Pileg 2024.

Selanjutnya Mathius Awoitauw, yang adalah politikus yang menjabat Bupati Jayapura 2 periode yakni 2012-2017 dan 2017-2022.

Pria asal Sentani yang pernah membuat buku berjudul Kembali Ke Kampung Adat ini merupakan politikus Partai Nasdem.  Ia dikenal sebagai sosok bapak kreatif oleh kalangan pemuda. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?