Sebby Sambom Sebar Isu Hoax Untuk Menakuti Masyarakat
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambom menyebar isu bahwa TNI menggunakan bom dan bazoka dalam upaya pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens. Pemboman ini kata Sebby menyerang wilayah pengungsi yaitu Kwiyawagi, Geselema, Yuguru dan Nduga.
“Hari ini Indonesia melanggar itu dengan mengebom daerah-daerah penggungsi atau warga yang masih tinggal. Kami sudah sampaikan daerah Kwiyawagi sampai Geselema, Yuguru dan sekitarnya itu daerah pengungsi. Indonesia stop menggunakan pemboman dengan helikopter, pesawat tanpa awak, kamera drone,” kata Sebby dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Menanggapi ini, Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar, Senin (15/4) mengatakan hal yang diungkapkan Sebby adalah tidak benar atau hoaks.
“Itu berita tidak benar. TPNBP-OPM selalu memberitakan berita hoax,” ujarnya.
Nugraha mengklaim selama ini seluruh anggota TNI dan Polri yang bertugas di tanah Papua selalu mengedepankan sikap humanis terhadap masyarakat Papua.
Oleh sebab itu, Nugraha memastikan TNI tidak mungkin melakukan pengeboman sebagaimana tudingan TPNPB-OPM. Apalagi, kata dia, sampai menyasar dan mengenai masyarakat sipil khususnya para pengungsi.
“Jadi mana mungkin wilayah pengungsian atau masyarakat sipil menjadi sasaran penyerangan,” kata dia.
Nugraha menilai pesan terkait serangan bom dan ancaman membawa sandera Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens ke medan perang hanyalah propaganda untuk membuat kegaduhan dan menakuti masyarakat Papua.(ka)

