Fopera Papua Barat Daya: Parpol Terpilih Harus Prioritas OAP dalam Rekrutmen Kepala Daerah
SORONG, POJOKINDO.com – Forum Pengawal Perjuangan Rakyat (Fopera) Papua Barat Daya menyarankan partai politik (parpol) prioritaskan Orang Asli Papua dalam rekrutmen kepala daerah.
Itu sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2001 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua.
“Dalam uu otsus pasal 28 ayat 3 menyatakan rekrutmen politik oleh parpol di provinsi dan kabupaten/kota di wilayah Papua dilakukan dengan memprioritaskan OAP,” kata Yanto Amus Ijie Ketua Fopere Papua Barat Daya, Senin (22/4/2024).
Ia bilang, ada beberapa parpol yang konsisten prioritaskan OAP pada rekrutmen kepala daerah gubernur, bupati dan wali kota.
“Seperti Golkar di seluruh kabupaten/kota di Papua Barat Daya yang memebuka ruang kepada calon kepala daerah OAP,” ucapnya.
“PKS pun juga begitu beberapa hari lalu menyampaikan kepada publik dengan memprioritaskan calon kepala daerah OAP,” pungkas dia.
3 Putra Maybrat Daftar Balon Wali Kota Sorong
Sinyal Pilkada Wali Kota, Papua Barat Daya kian mencuat ke publik, sejumlah tokoh secara terang-terangan menyatakan sikap bertarung merebut kursi emas wali kota.
Tokoh-tokoh yang sudah mendaftar ke parpol sebagai balon wali kota semuanya putra terbaik Maybrat.
Di antaranya Dance Sangkek, Abner Reinal Jitmau dan Gusti Sagrim.
Dance Sangkek merupakan birokrat murni dan bertugas di Pemprov Papua Barat, sementara Abner Reinal Jitmau merupakan politisi senior PDI Perjuangan.
Abner juga baru-baru ini terpilih lagi menjadi anggota DPRD Papua Barat Daya periode 2024-2029.
Gusti Sagrim juga seorang politisi muda dari Partai NasDem.Ia merupakan anggota DPRD Kota Sorong aktif.
Dan pada pileg kemarin Gusti Sagrim terpilih lagi menjadi anggota DPRD Papua Barat Daya.
Selain tiga nama tersebut, ada Penjabat (Pj) Wali Kota Sorong Septinus Lobat juga sudah gamblang menyatakan siap maju balon wali kota.
Tapi putra asli Moi ini belum kelihatan mendaftarkan diri sebagai balon wali kota ke parpol.(ka)

