Keamanan

IMAPA se-Jabotabek Minta Presiden Jokowi Hentikan Eksploitasi Blok Wabu Secepatnya

JAYAPURA, POJOKINDO.com – Ikatan Mahasiswa Papua Sejabodetak (IMAPA) dan Rakyat Papua, menolak dengan tegas rencan eksploitasi emas PT Antam TBK, di wilayah Blok Wabu, Kabupaten Intan Jaya. Hal itu disampaikan Okto Gobay, Sabtu, (20/1/2024).

“Kami Mahasiswa Papua Jabodetabek mendukung aksi rakyat di Nabire Papua tadi yang mana menolak kehadiran Blok Wabu, kami punya sikap yang sama.”

“Selain itu kami mendesak kepada Menteri SDM RI segera mencabut ijin operasi yang telah terbitkan PT ANTAM TBK karena rayat Papua harus menolak,” kata Okto.

Pernyataan serupa dari Yance Uwitau, Ketua Korwil IPMO menegaskan sebagai pemilik menolak segala macam pembahasan Pemerintah terkait eksploitasi tambang di wilayah Intan Jaya, hal ini karena masyarakat adat Intan Jaya sebagai Pemilik hak kesulungan menolak dengan tegas kehadiran investor invetasi melalui PT Antam TBK di wilayah Blok Wabu Intan Jaya.

Ia menuturkan, laporan Amesty Internasional dan Koalisi Masyarakat sipil terkait Ekonomi-Politik penempatan Militer di Papua Kasus Intan Jaya terjadi pelanggaram HAM berat terjadi wilayah Blok Wabu Intan Jaya.

“Kami menyaksikan pemerintahan Jokowi mengiriman militer secara massal ke Papua dengan dalil kemanan,” katanya.

“Faktanya pengiriman militer untuk pengamanan investasi maka segera menarik militer dari seluruh tanah Papua khususnya beberapa wilayah yang sedan konflik,” ujar Uwitau.

Ia menjelaskan, rakyat Papua tidak dapat melakukan aktivitas secara bebas akibat dikontrol.

“Di intimidasi aparat agar warga disana bisa bebas tanpa tekan maka aparat perlu ditarik,” katanya.

Menurutnya penempatan militer secara massal ke Intan Jaya Papua telah terbukti dalam sidang Luhut Panjaitan kriminalisasi Fatia dan Haris, di mana Luhut Binsar Pandjaitan satu di antara beneficial ownership melalui perusahaan Toba Sejaterah.(ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?