Politik

Plh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Togap Simangunsong: Generasi Muda Diajak Sukseskan Pemilu 2024

TIMIKA, POJOKINDO.com – Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Togap Simangunsong, mengajak seluruh generasi muda atau kaum milenial ikut menyukseskan pesta demokrasi yang akan berlangsung 14 Februari 2024 mendatang.

Menurut Togap, dominasi generasi milenial sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun politik kali ini cukup tinggi,

“Ini perlu mendapat perhatian. Berdasarkan hitung-hitungan kami, 56,45 persen pemilih kita anak muda,” kata Togap saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam diskusi panel bertajuk ‘Konsolidasi KPU Untuk Kesiapan Pemilu 2024’ di Istora Senayan Jakarta pada Sabtu, 30 Desember 2023, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemendagri, Selasa (2/1/2024).

Togap menegaskan, keterlibatan generasi muda merupakan langkah awal untuk mewujudkan generasi yang cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian, generasi muda akan mampu menjadi pemantau jalannya pemilu yang jujur dan adil.

Untuk itulah ia mendorong semua pihak khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten/kota agar memberikan dukungan secara penuh, supaya generasi muda mau datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak politiknya.

“Jadi, kami harapkan kepada KPU provinsi, kabupaten dan kota, dan kita semua supaya mengajak para pemilih yang mempunyai hak pilih untuk ikut berbondong-bondong ke TPS untuk menyampaikan suaranya, khususnya tadi, perhatian kita kepada generasi milenial dan generasi Z,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai kelompok yang mendominasi jumlah pemilih pada Pemilu 2024, generasi muda juga berperan penting dalam menentukan arah bangsa Indonesia ke depan dengan segala persoalannya. Karena itu, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam Pemilu 2024 maka akan memberikan dampak positif dalam mencari sosok pemimpin terbaik. 

“Jadi jumlahnya itu ada 115,4 juta generasi milenial dan generasi Z. Target yang ditetapkan pemerintah pada pemilu saat ini adalah 79,5 persen, jadi mudah-mudahan bisa melebihi target yang dicapai pada tahun 2019. Jadi semakin tinggi partisipasi, semakin tinggi legitimate pemimpin kita yang terpilih nanti dan wakil rakyat yang terpilih,” terangnya.

Ada beberapa indikator keberhasilan dalam pemilu, diantaranya, pertama, proses pemilu berlangsung aman dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kedua, jumlah partisipasi yang tinggi. Ketiga, tidak terjadi konflik yang dapat merusak persatuan dan kesatuan yang berujung pada konflik kekerasan. Keempat, roda pemerintahan tetap dapat berjalan lancar baik di tingkat pusat maupun di daerah.

“Bapak Presiden Joko Widodo sudah menyampaikannya, menekankan berkali-kali. Tentu di sini kami sudah menyiapkan beberapa instrumen yang telah kita gerakkan melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di daerah dan juga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Satpol PP kita baik di provinsi, kabupaten dan kota,” pungkasnya.(ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?