Kesehatan

Dinkes Pastikan Varian Baru Covid-19 di Kabupaten Jayapura Belum Terdeteksi

JAYAPURA, POJOKINDO.com – Corona virus (Covid)-19 kembali menyerang Indonesia. Berdasarkan data Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kenaikan trend kasus virus asal Whuhan, Cina itu, semakin meningkat. 

Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Pengurus Besar IDI Erlina Burhan melalui databoks.katadata.co.id menyebut, jumlah kasus Covid-19 nasional bertambah dari 65 kasus pada periode 2-8 Oktober 2023, menjadi 151 kasus pada 20-26 November 2023.

Menyikapi hal tersebut, maka pada 12 Desember 2023, seperti yang dikutip dari link sehatnegeriku.kemkes.go.id, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemenkes telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Lonjakan Kasus COVID-19.

SE tersebut ditujukan kepada kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), kepala Laboratorium Kesehatan Masyarakat, direktur rumah sakit, kepala Puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di seluruh Indonesia.

Menanggapi surat edaran tersebut, Sekretaris Dinkes Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang mengatakan,  kasus Covid-19 sejauh ini belum terdeteksi dan ditemukan, baik itu di rumah sakit maupun puskesmas di wilayah kabupaten Jayapura

“Ini bisa saja karena tingkat perlindungan masing-masing yang dilakukan masyarakat masih tinggi, baik antara perlindungan kelompok dan individu, kemudian juga, karena jumlah Vaksinasi yang baik disini (Kabupaten Jayapura),” kata Edward kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Kamis (14/12/2023).

Namun, mengantisipasi penyebaran virus ini, menurut Edward, pihaknya masih menggunakan pola pelayanan saat penanganan covid pada beberapa waktu lalu, sambil berkoordinasi dengan pihak kementerian terkait cara mendeteksi varian baru dari EG.2 dan EG.5 seperti apa.

“Masalahnya ini varian baru dan harus banyak belajar, sebab kita belum punya alat deteksinya. Tapi prinsipnya, untuk pola pencegahan, kita tetap lakukan sesuai SOP, seperti melakukan skrining yang lebih detail lagi kepada setiap pasien dan lain sebagainya,” tegas Edward. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?