Politik

DOB Terbentuk, Pengurus KNPI Papua Selatan Segera Dibentuk

MERAUKE, POJOKINDO.com – Dengan terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan, dalam waktu dekat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bakal membentuk kepengurusannya tingkat provinsi Papua Selatan. 

Direncanakan tanggal 12 Desember 2023, KNPI bakal menggelar Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) dalam rangka persiapan Musyawarah Daerah (Musda) pertama KNPI Provinsi Papua Selatan yang nantinya bakal melahirkan pengurus KNPI Papua Selatan definitif.

Sekretaris Carateker Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Provinsi Papua Selatan, Yopie F. Romhadi, mengatakan pihaknya mendapatkan mandat dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI dan bertugas melakukan seluruh tahapan konsolidasi bagi pemuda Provinsi Papua Selatan, yang meliputi Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi melalui pembentuk pengurus DPD KNPI Provinsi Papua Selatan.

“Tahapan- tahapan konsolidasi di 4 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Selatan telah kami lakukan dengan pengurus masih definitif di Kabupaten Merauke, Boven Digoel dan juga pembentukan carateker di Kabupaten Asmat dan Mappi,” terangnya di salah satu hotel di Merauke, Senin (11/12/2023).

Semangat konsolidasi yang digelorakan, lanjut Yopie, disadari akan berdampak pada eksistensi dan intelektualitas pemuda dalam mengembangkan diri di dalam wadah berhimpun KNPI sebagai laboratorium kader. 

Semangat para pemuda Indonesia di provinsi paling timur Indonesia ini diharapkan tetap eksis dalam berbagai dimensi kehidupan.

“Kami bersepakat bersama organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) untuk melaksanakan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah menuju Musda pertama DPD KNPI Provinsi Papua Selatan.”

“Untuk itu, kami berharap seluruh pengurus DPD II dan OKP yang bernaung di bawah wadah berhimpun DPD KNPI Papua Selatan segera mendaftarkan diri,” sambungnya.

Disamping itu, Yopie juga mengapresiasi langkah kepemimpinan Pj. Gubernur Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo, yang telah mendukung Carateker DPD KNPI Papua Selatan untuk melakukan konsolidasi sejak 2022 lalu guna mempersiapkan pembentukan pengurus KNPI provinsi Papua Selatan.

“Kami mengapresiasi itu, dan juga kepada Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Selatan selaku ketua panitia pelaksana Rapimpurda dan Musda, kami ucapkan terima kasih karena telah memberikan support agar kegiatan ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Stearing Commite (Panitia Pengarah), Vitalis Dambi, menyebutkan bahwa tahapan dalam organisasi sebelum pelaksanaan Musda harus diketahui melalui Rapimpurda. 

“Dalam Rapimpurda ini kita membicarakan keikutsertaan siapa-siapa yang punya hak sebagai peserta Musda, antara lain OKP-OKP nasional dan DPD KNPI tingkat kabupaten, kita juga membahas waktu pelaksanaan, kriteria bakal calon ketua yang maju di dalam Musda KNPI Provinsi Papua Selatan,” tambahnya. 

Peserta yang sudah mendaftar, lanjut Vitalis, sekitar 20 peserta yang diri dari OKP-OKP Nasional yang terdaftar di Kesbangpol dan berada di wilayah Provinsi Papua Selatan.

“Kami masih menunggu pendaftaran dari mereka, termasuk OKP Cipayung (PMKRI, GMI, GMKNI, KAMMI, HMI) dan OKP seperti Pemuda Pancasila dan sebagainya. Setelah mereka mendaftar baru kami menetapkan peserta yang punya hak di Musda pertama ini.”

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Panitia Pelaksana Musda DPD KNPI Provinsi Papua Selatan Rikardus Faroka, mengatakan pelaksanaan Musda I akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP KNPI David Napitupulu yang akan didamping oleh Ketua Carateker DPD KNPI Provinsi Papua Selatan Jefferson Jemi Liunsanda.

“Prinsipnya kita sudah siap. Narasumbernya adalah Pj. Gubernur Apolo Safanpo, Ketua Umum DPP KNPI David Napitupulu dan Kepala BPPKAD Provinsi Papua Selatan H. Mansyur (Senior HMI dan mantan Senior KNPI), kita juga mengundang para bupati di 4 kabupaten bagaimana konsen terhadap pemuda di Papua Selatan.”

“Kemudian juga kita akan mengundang Tokoh Besar Masyarakat Papua Selatan Johanes Gluba Gebze (JGG) sebagai orangtua kita bagaimana dia melihat masa depan pemuda sebagai harapan pembangunan di Papua Selatan ke depan. Hal-hal teknis lainnya seperti izin keramaian sudah kita ajukan ke Polres Merauke,” kata Rikardus. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?