Keamanan

Begini Penjelasan Polisi Soal Bendera Bintang Kejora Berkibar di Halaman SD Wamena Papua Pegunungan

WAMENA, POJOKINDO.com – Bendera bermotif Bintang Kejora dikibarkan di halaman SD Inpres Mulele Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (1/12/2023). Kain berukuran 30 X 60 tersebut dikibarkan bertepatan 1 Desember yang diklaim sebagai hari kemerdekaan Papua Barat oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo mendapat informasi pengibaran Bintang Kejora pada pukul 09.00 WIT. Pengibaran bendera itu pertama kali diketahui petugas kebersihan sekolah. Lalu, rekannya melaporkan temuan itu ke Polsek Wamena Kota.

“Kami langsung mengecek ke lokasi dan melihat ada kain yang terpasang di tiang sekolah, jadi memang bermotifkan bendera Bintang Kejora, namun setelah kita lihat dan cek ternyata kain putih yang diwarani dengan vilox,” jelasnya.

Heri menyebut, kain bermotif Bintang Kejora itu sengaja dipasang oleh orang tak dikenal. Namun, petugas kebersihan SD sempat melihat terduga pelaku lari dari lokasi kejadian. Sayangnya, ciri-ciri pelaku belum sempat diketahui saksi.

Sehari sebelumnya, kepolisian sudah melakukan patroli sekitar Wamena. Tidak ada hal yang menonjol ditemukan sepajang patroli hingga Jumat pagi.

“Situasi di sini kondusif dan kami masih tetap patroli dengan kodim, Batalyon 756 kemudian Polres dan stakeholder dari pemerintah daerah,” kata Heri. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan temuan tersebut.

Sebelumnya, Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyerukan seluruh pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) diminta melakukan upacara militer dan mengibarkan bendera Bintang Kejora hari ini.

Menurut Sebby, 1 Desember 1961 atau 62 tahun lalu merupakan momentum diumumkannya embrio negara Papua Barat. “1 Desember merupakan hari di mana bangsa Papua mengumumkan embrio negara. Itu telah terjadi piagam-piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).”

“PBB memerintahkan untuk memberikan kemerdekaan kepada bangsa-bangsa jajahan,” ujar Sebby , pada Kamis (30/11/2023). (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?