Keamanan

Pasca-penembakan oleh KKB, Sekda: Puncak Jaya Berangsur Pulih Masyarakat Jangan Terprovokasi

PUNCAK JAYA, POJOKINDO.com – Pemerintah memastikan keamanan di Kabupaten Puncak Jaya berangsur pulih, pasca-penembakan warga sipil bernama Jermanto Simanjuntak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) belum lama ini.

Selain Jermanto, seorang warga asli Puncak Jaya bernama Tendier Telenggen, turut jadi korban.

Pelaksana harian (Plh) Sekda Kabupaten Puncak Jaya, Esau Karoba, menyebut peristiwa itu berlangsung di Kampung Wuyuneri dan Pruleme.

Pihaknya pun telah melakukan pendekatan kepada masyarakat, sekaligus menghimbau agar menjaga kondusifitas.

Pemerintah setempat menyampaikan duka cita bagi keluarga korban.

“Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu atau hoaks yang berkembang di wilayah masing-masing,” ujarnya

Pemerintah Puncak Jaya juga sudah memberikan bantuan bama dan biaya untuk pemulangan jenazah ke kampung masing-masing.

Selain, melayat ke rumah duka.

Esau mengatakan peristiwa beberapa waktu lalu adalah duka bagi seluruh masyarakat Puncak Jaya. 

Menurutnya, tidak pernah terjadi kasus penembakan terhadap warga sipil sejak kepemimpinan Bupati Yuni Wonda dan Deinas Geley, selama 7 tahun terakhir.

Sekalipun ada masalah sosial, pemerintah mengambil langkah damai dengan menerapkan hukum positif dan mengikuti Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penyelesaian Konflik Sosial/Sanksi Adat.

Pemerintah juga sudah mengeluarkan surat edaran soal aktivitas masyarakat, pasca-penembakan.

“Batas jam malam/aktivitas umum masyarakat dan waktu operasional kegiatan perdagangan (jual beli, toko, kios, bengkel, warung) aktivitas ojek, kendaraan lajuran keluar masuk Kota Mulia serta aktivitas proyek fisik lapangan mulai dari pukul 06.00 WIT sampai dengan 17.00 WIT,” ujarnya. (Khoirul Anam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?