Bantahan Sebby Sambom Terkait Lima Tenaga Nakes Dianiaya di Amuma, Itu Fitnah dan Memojokkan TPNPB
YAHUKIMO, POJOKINDO.com – Belum lama ini telah beredar kabar di media online bahwa telah terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPNPB terhadap lima tenaga kesehatan Nakes Kementerian Kesehatan Nakes Kemenkes di Distrik Distrik Amuma Kabupaten Yahukimo, Pegunungan, pada Selasa 31-10-2023
Menanggapi peristiwa penganiayaan itu, Juru Bicara TPNPB, Sebby Sembom akhirnya angkat bicara. Menurut Sebby, hal itu merupakan propaganda intelijen Indonesia dengan tujuan memojokkan TPNPB.
Itu propaganda intelijen Indonesia dengan tujuan memojokkan TPNPB. Hal itu tidak dilakukan oleh TPNPB, tapi oleh kelompok orang yang dibina oleh TNI Polri. Permainan Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dengan tujuan tertentu.
Bahwa media-media yang mengangkat isu tersebut dan mengatakan dilakukan oleh kelompok TPNPB merupakan tindakan sepihak tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengan pihak TPNPB.
Yang telah menyampaikan kalau adanya kelompok TPNPB di distrik Amuma adalah:
1.Humas Yahukimo,
2.Bupati Yahukimo,
3.Dan korban Nakes.
Jika ketiga oknum ini masih menjunjung tinggi pada nilai-nilai kemanusiaan sebaiknya segera klarifikasi atas berita konyol yang telah menyesatkan konsumen publik bahwa adanya kelompok kriminal bersenjata KKB sebutan penjajah, di distrik Amuma itu.
Kami berharap ketiga oknum ini segera klarifikasi cepat atas pencemaran nama baik daerah terhadap masyarakat yang kemudian dilabelisasi sebagai KKB.
Sebby juga berharap isu ini jangan sampai berkembang luas yang nantinya kemudian bisa dapat membahayakan masyarakat setempat tetapi juga bisa sebaliknya dengan berita bohong yang penuh fitnah ini.
Segera hapus atau klarifikasi atas pertanyaannya, sudah cukup kalian jual masyarakat sampai korban, kalian sudah bikin mereka tidak nyaman di kota lalu kemudian pergi ciptakan lagi isu baru kalau adanya KKB di distrik Amuma. (Khoirul Anam)

