Frans Pekey: ASN Pemkot Jayapura Harus Tinggalkan Mentalitas Penguasa
POJOKINDO.com, JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura secara resmi melakukan pencanangan HUT KORPRI yang ke-52 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (27/10/2023) pagi.
Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, momentum HUT KORPRI yang ke-52 kali ini membawa banyak makna bagi seluruh ASN di Pemkot Jayapura.
“Dengan berlandaskan jiwa korpri kita sebagai ASN harus menjadikan momentum ini untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan di Kota Jayapura,” ucap Frans Pekey disela-sela pencanangan HUT KORPRI tingkat Kota Jayapura, Jumat (27/10/2023) pagi.
Menurut Pekey, KORPRI adalah pemersatu dan perekat bangsa. Untuk itu ia berharap seluruh ASN di Kota Jayapura terus berkerya dan berinovasi untuk kemajuan Negara Repulik Indonesia.
“Saya berharap semangat kerja ASN di Kota Jayapura ini terus ditingkatkan, karena apa yang mereka kerjakan akan berdampak pada peningkatan kualitas kinerja dalam penyelenggaran pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan kemasyarakatan di kota ini,” ujar Frans Pekey.
Kata Pekey, tuntutan terhadap perubahan dan perkembangan yang terus bergulir tentu memerlukan dukungan dan partisipasi serta kerja sama semua pihak.
Untuk itu, peran serta ASN di Kota Kayapura dalam pembangunan, merupakan sesuatu yang mutlak.
Keberpihakan dan kepedulian itu harus ditunjukkan melalui program-program dan kegiatan aksi yang jelas, inovatif, nyata dan terbuka serta berkesinambungan.
“Berikan pelayanan publik yang makin cepat, makin akurat, makin murah, dan makin baik. Tinggalkan mentalitas penguasa.”
“Jadilah birokrat yang melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Frans Pekey.
Frans Pekey juga mengingatkan kepada seluruh ASN di Pemkot Jayapura agar menjaga kode etik profesi, pedomani sumpah jabatan, dan pegang teguh komitmen Panca Prasetya KORPRI.
“Kita harus buktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja anggota KORPRI yang juga aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan,” tuturnya.
Lanjut Frans Pekey, pelayanan dan pengabdian anggota KORPRI bukan kepada kepentingan kelompok dan individu, terapi kepada negara, bangsa dan rakyat.
“Saya minta agar seluruh anggota KORPRI di Kota Jayapura untuk memahami dan melaksanakan penataan birokrasi menjadi birokrasi yang bersih, kompeten dan mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat, tepat dan berintegritas,” tutup Frans Pekey.

