Izak Hikoyabi: Ada 9 Calon Pimpinan Definitif MRP yang Akan Dipilih, ini Sosoknya
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Anggota Mejelis Rakyat Papua(MRP) dijadwalkan melakukan pemilihan unsur pimpinan definitif, Senin (20/11/2023) hari ini.
Adapun 9 calon yang sudah ditetapkan dalam rapat pleno anggota MRP Provinsi Papua untuk siap bertarung merebut posisi Ketua dan Wakil Ketua MRP Provinsi Papua.
“Sejak kami dilantik oleh Wamendagri, John Wempi Watipo lalu, 34 anggota MRP Provinsi Papua terus bergerak maju melakukan berbagai agenda kerja,” ucap Anggota MRP Papua, Izak Hikoyabi, Senin (20/11/2023) pagi.
Kata Izak Hikoyabi, sesuai jadwal hari ini MRP melakukan pemilihan pimpinan definitif.
“Jadi ada dua tahapan agenda kegiatan hari ini yakni pemaparan visi misi calon pimpinan definitif dan pemilihan pimpinan MRP,” terang Izak Hikoyabi.
Kata Izak, ada 9 calon yang akan maju dan mereka akan paparkan visi dan misi.
Sementara itu 9 calon itu yakni dari Pokja Adat 3 calon, Pokja Perempuan 3 calon dan Pokja Agama 3 calon.
Menurut Izak Hokoyabi, Majilis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua adalah representasi kultural Orang Asli Papua.
Sehingga memiliki wewenang tertentu dalam rangka perlindungan hak-hak dasar OAP dengan berlandaskan pada penghormatan terhadap adat dan budaya.
Selain itu pemberdayaan perempuan dan pemantapan kerukunan hidup beragama.
Hal ini sebagaimana dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 2 tahun 2021 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang Otomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua.
“Pemilihan Pimpinan definitif sangat penting dilakukan kerena sesuai PP 54 tahun 2004, Pasal 28 dan 29, mengatur tentang alat kelengkapan MRP terdiri dari Pimpinan, kelompok kerja, dan dewan kehormatan,” terangnya.
Kata Izak, pimpinan MRP merupakan lembaga yang bersifat koletif mencerminkan unsur Adat, Perempuan dan Agama terdiri dari 1 orang Ketua dan 2 orang Wakil Ketua.
Sementara pengesahan dan pelantikan MRP dilakukan oleh Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
Serta tata cara pemilihan pimpinan MRP diatur dalam tatib MRP.
Izak Hikoyabi berharap, proses pemilihan pimpinan MRP berjalan lancar dan profesional.
“Harus dijauhkan dari cara kotor, intimidasi, dan money politik,” tegas Izak Hikoyabi.
Sambung Izak Hikoyabi, lembaga MRP berdiri karena ada darah, air mata Orang Asli Papua,
“Untuk itu pimpinan dan anggota MRP harus bekerja dengan jujur, adil, bijaksana, utama dan pertama takut Tuhan,” tutup Izak Hikoyabi. (KA)

