VIRAL, Letkol Inf Tamami Dibacok Anggota Rindam XVIII/Kasuari Karena Ujaran Rasis
JAYAPURA,POJOKINDO.com – Viral di media sosial (medsos) seorang anggota TNI melakukan ujaran rasis ke bawahannya beredar luar dan menuai tanggapan dari warganet.
Dari rekaman video yang diunggah akub instagram @infokomando.official, diketahui anggota TNI tersebut diduga adalah Dansecata Rindam XVIII/Kasuari Letkol Inf Tamami saat memberikan briefing ke anggotanya dengan kata-kata yang tidak pantas.
Akibat kalimat rasis tersebut, Letkol Inf Tamami dibacok oleh anggotanya.
Pelaku pembacokan tersebut yaitu anggotanya sendiri, Praka DRB. Kejadian tersebut terjadi pada, Sabtu (21/10/2023).
Diketahui, kejadian pembacokan ini berawal dari kegiatan apel pagi personel organik Secata dipimpin Mayor Inf Dillo di depan Satdik Secata Rindam XVIII/Kasuari sekaligus pengecekan personel untuk persiapan korve kesiapan penerimaan siswa Secata PK Reguler TNI-AD Gel II TA 2023.
Dalam apel pagi tersebut, diduga Dansatdik Secata sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas dan menyinggung perasaan pelaku.
Setelah apel pagi selesai, Praka DRB menjumpai Dansatdik Secata Letkol Infanteri Tamami di kantin secata dan langsung melakukan pembacokan di bagian belakang kepala sebelah kanan yang mengakibatkan Letkol Infanteri Tamami mengalami luka robek dengan 12 jahitan.
Setelah melakukan pembacokan terhadap Dansatdik Secata, Praka DRB langsung kembali ke rumahnya.
Video pontingan tersebut pun sudah dilike sebanyak 2.174.
Beragam juga komentar dari para warganet.
“Ndaaaan,,jaman sekarang tu bukan Marketing aja level nya ndan..tapi leadership pun juga harus naik level, artinya kedepankan adap, rangkul hati kawan2 atau anggota..Insya Allah mandan bakal di sayang sampai akhir hayat,” kata seorang warganet di kolom komentar.
Ada juga yang mengatakan “Bukan mental pemimpin yg bisa menganyomi..alhamduillah cuma d bacok”.
Sekadar diketahui, pelaku pembacokan atasan tersebut sudah ditangani Staf Pam Bagum Rindam XVIII/Kasuari dan selanjutnya pelaku sekaligus diperiksa secara intensif.
“Saat ini sudah dibuatkan Kep Hansem dan Pahkara untuk selanjutnya akan membawa pelaku menuju Pomdam XVIII Kasuari dikawal 2 orang saksi dan 1 anggota Urpam Secata Rindam XVIII Kasuari,” ungkap laporan yang diterima reporter Pojokindo.com Selasa (24/10/2023).
Kepala Penerangan Daerah Militer XVIII Kasuari, Kolonel Inf Syawaludin Abuhasan yang dikonfirmasi mengatakan masih pengecekan dulu ke dalam.
“Nanti informasi lebih jelasnya akan saya informasikan ke rekan-rekan wartawan, agar informasi jangan simpang siur,” ungkap Kolonel Syawaluddin.
Kapendam membantah dengan tegas terkait adanya informasi bahwasanya kejadian pembacokan terhadap Dansatdik Secata oleh anak buahnya Praka DRB dipicu adanya dugaan kata-kata rasisme.
“Karena kalau informasinya versi A, versi B kan nggak bagus. Informasi kata rasis itu saya tegaskan nggak ada, cuma yang saya bilang tadi, nanti dicek secara jelas sehingga informasi dari kita, khususnya dari saya, dari Kodam (Kodam XVIII Kasuari), informasi satu, tidak ada terjadi pembiasan atau di politisir orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas Kapendam.
Saat ini menurut Kapendam pelaku Praka DRB telah ditahan oleh pihak Pomdam XVIII Kasuari dan masih diperiksa secara intensif.
Pihak Kodam Kasuari akan memberikan keterangan pers secara jelas kepada wartawan terkait informasi tersebut.
“Intinya akan kami sampaikan keterangan resmi, agar tidak terjadi simpang siur beritanya. Saat ini kan yang bersangkutan masih dalam proses pendalaman di sini(Kodam XVIII Kasuari). Yang bersangkutan (pelaku) sudah ditahan dan dilakukan pendalaman (pemeriksaan) sehingga informasi lengkap akan saya sampaikan,” pungkasnya. (Khoirul Anam)

