Kesehatan

Pemerintah Teluk Wondama telah Mendata 204 Balita Stunting

WASIOR, POJOKINDO.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat telah mendata 204 anak balita yang mengalami stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan kurang stimulasi.

Wakil Bupati Teluk Wondama Andarias Kayukatuy menyampaikan bahwa sebelumnya di antara 3.376 anak balita yang ada di Kabupaten Teluk Wondama ada 35 yang terdeteksi mengalami stunting.

“Setelah dilakukan penimbangan dan pengukuran di semua puskesmas ada penambahan jadi 204 balita,” katanya di Wasior, Rabu.

Dia menyampaikan bahwa pemerintah daerah menggiatkan kegiatan penimbangan dan pengukuran fisik balita untuk mendeteksi stunting pada anak.

“Balita stunting meningkat karena gencar dilakukan penelusuran. Semakin banyak diketahui semakin baik, supaya intervensinya tepat,” kata Andarias.

Ia mengatakan bahwa kegiatan penelusuran kasus ditindaklanjuti dengan pelaksanaan program intervensi seperti pemberian makanan tambahan untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama berkolaborasi dengan organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, dan mitra lain dalam menjalankan upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayahnya.

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw sebelumnya menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Teluk Wondama masih tergolong tinggi.

Menurut data pemerintah pada 13 Oktober 2023 prevalensi stunting pada anak di Kabupaten Teluk Wondama masih 18,38 persen.

“Mudah-mudahan dengan segala upaya yang dilakukan, angka prevalensi Wondama bisa turun,” kata Paulus Waterpauw. 

Pemerintah pusat menargetkan prevalensi stunting bisa diturunkan menjadi 14 persen pada 2024.

Pemerintah menjalankan berbagai program untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting, termasuk program bantuan pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan bayi, peningkatan pelayanan kesehatan, dan pendampingan keluarga. (kHoirul Anam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?