Dispora Kota Jayapura Gelar Technical Meeting Wali Kota Cup II
POJOKINDO.com – Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora Kota Jayapuramenggelar technical meeting turnamen sepak bola Wali Kota Cup II, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023.
Technical meeting yang berlangsung di ruang rapat Dispora Kota Jayapura di GOR Warigin Kotaraja, Distrik Abepura, menghadirkan perwakilan klub untuk mengetahui regulasi pertandingan yang akan terselenggara di lapangan sepak bola Tunas Muda Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, pada 6-28 Oktober 2023.
“Technical meeting bertujuan membahas semua peraturan pertandingan yang akan digunakan selama turnamen,” ujar Kadispora Kota Jayapura, Rocky Bebena di Kantor Dispora Kota Jayapura, Rabu (4/10/2023).
Turnamen Wali Kota Cup II yang diinisiasi oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey melibatkan 20 klub sepak bola yang tersebar di wilayah Kota Jayapura. Klub-klub ini dulu di bawah naungan Persipura Jayapura baik di Divisi utama maupun Divisi 1.
“Kami sangat antusias turnamen ini bisa berjalan dengan baik. Technical meeting ini kita membahas bagaimana aturan main dan kesepakatan tentang aturan yang kita buat untuk di lapangan, salah satunya adalah harus mengikuti turnamen sampai selesai,” ujarnya.
“Pengalaman tahun lalu, karena melihat timnya tidak berpotensi untuk lolos dari grup, malah mereka berhenti di tengah jalan atau tidak melanjutkan pertandingan. Nah, itu kami buat kesepakatan kemarin itu, salah satunya adanya jaminan pertandingan ini,” sambungnya.
Tim yang terlibat dalam turnamen Wali Kota Cup II dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 merupakan usia 21 tahun, dan dinyatakan sudah siap bertanding.
“Lewat ajang ini, kreasi dan bakat sepak bola anak-anak muda yang ada di Kota Jayapura semakin terbentuk sekaligus bisa menambah jam terbang mereka jadi tinggi dengan kegiatan positif,” ujarnya.
“Saya berharap tim yang ikut bertanding dapat menjunjung tinggi sportivitas dan dapat meredam emosi penonton, karena yang bertanding anak muda yang harus kita bina mental mereka sejak di amatir, sehingga saat masuk profesional mereka sudah sangat siap,” katanya. (Khoirul Anam)

