Tingkatkan Kualitas Data Penduduk, Diskominfo Nabire Gelar Pelatihan SIOP
POJOKINDO.com – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Nabire melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar pelatihan pelatihan Sistem Informasi Orang Papua (SIOP) melibatkan perwakilan dari kampung dan distrik yakni; Distrik Uwapa, Siriwo, Dipa, Menou, Kelurahan Karang Tumaritis, Kelurahan Karang Mulia dan Kampung harapan.
Pelatihan SIO Papua diikuti oleh kepala distik, staf distrik, kepala kampung dan kader kampung dengan total peserta 50 orang yang akan berlangsung di Hotel JDF Nabire selama tiga hari yang dimulai Selasa-Kamis ( 3-5/2023).
Bupati Nabire, Mesak Magai S.Sos. M.Si pada pembukaan pelatihan SIO Papua mengungkapkan, Pelatihan SIO Papua menjadi langkah penting dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
” SIO Papua ini sangat berguna dalam pengumpulan, pengelolaan, dan analisis data yang berkaitan dengan masyarakat Papua sehingga kita dapat memahami kebutuhan, aspirasi dan potensi masyarakat setempat, ” Ungkap Bupati Nabire.
Menurut bupati, aplikasi SIO Papua membantu pemerintah untuk merancang program-program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penduduk di Kabupaten Nabire.
” Tenaga pendamping yang akan ikut pelatihan memiliki peran yang sangat penting dalam proses implementasi SIO Papua. Kalian adalah ujung tombak dalam pengembangan kualitas data penduduk dari segala segi, ” Jelas Magai.
Ia juga mengapresiasi Dinas Kominfo Kabupaten Nabire, Para fasilitator dan semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelatihan SIO Papua.
” Mari kita komitmen untuk jadikan SIO Papua sebagai alat dengan data yang kuat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Nabire, ” Jelas Magai.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd menambahkan pihaknya menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman kader dan kepala kampung dan kepala distrik tentang pendataan keluarga kontekstual Papua dan tata kelolanya di tingkat kampung.
” Kepala distrik, kepala kampung dan para kader kampung akan dilatih cara menggunakan aplikasi SIO Papua untuk mengumpulkan dan menginput data serta melakukan analisis data secara sederhana, ” tambah Degei.
Menurut Degei, data penduduk di aplikasi Sio Papua diharapkan membantu perencanaan pembangunan di tingkat kampung/kelurahan dan Distrik dalam bidang Ekonomi dan Pelayanan Dasar khususnya bagi OAP.
” Iya, Informasi-informasi data penduduk ini sangat diperlukan untuk mengukur dan memastikan pemanfaatan dana otsus untuk meningkatkan kualitas hidup orang asli Papua, ” tutup Degei. (tt)

