BudayaSosial

Festival Kali Maro Merauke Digelar, Ini Permintaan Bupati Romanus

POJOKINDO.com, MERAUKE – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, Festival Kali Maro yang digelar di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dapat dilaksanakan dengan baik hingga selesai.

Hal itu dimaksudkan agar inti dari festival dapat benar-benar menjadi giat budaya yang dijadwalkan setiap tahun.

“Pada prinsipnya festival ini tetap saya dukung sudah dari awal, namun kita coba bersama-sama dengn bapak Pastor untuk mendesain acara ini lebih spesifik lagi,” kata bupati sebelum membuka acara Festival Kali Maro, Minggu (1/10/2023).

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Romanus menyampaikan kepada masyarakat terkait bulu Kasuari yang dijadikan bahan utama pembuatan berbagai pernak-pernik adat.

“Jadi besok, khusus tentang bulu kasuari, mungkin segera aturan dalam bentuk peraturan daerah akan keluar. Jadi bulu kasuari itu kita tidak pakai yang macam-macam. Orang suku Marind punya itu ada ciri khasnya. Saya percaya orang adat kita sangat mengerti sekali,” ujarnya.

Sebelumnya, terkait penggunaan bulu Kasuari dalam pernak-pernik adat, bupati telah menyampaikan pada acara resepsi 17 Agustus 2023 lalu, di monumen Kapsul waktu.

“Ini adalah sebuah koreksi yang baik dan harus kita terima, agar esensi lambangnya tidak hilang,” tutup Romanus. (Khoirul Anam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?