HukumKeamanan

Tokoh Adat Malind Anim dan Warga Merauke Tegas Tolak Kekerasan

pojokindo.com Merauke, Papua Selatan — Tokoh masyarakat adat Papua Selatan, Kasimirus Gebze, selaku Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Malind Anim Provinsi Merauke, bersama elemen masyarakat menyampaikan sikap tegas menolak segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM. Pernyataan ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap situasi keamanan yang dinilai mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat.

Pesan Utama Tokoh Adat

  • Kekerasan hanya menimbulkan penderitaan bagi masyarakat sipil.
  • Pembangunan di Papua Selatan terhambat akibat intimidasi dan ancaman bersenjata.
  • Kedamaian harus dijaga agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut.

Dampak Sosial

  • Aktivitas ekonomi masyarakat terganggu.
  • Pendidikan anak-anak terhambat karena rasa tidak aman.
  • Layanan kesehatan tidak berjalan optimal akibat ancaman terhadap tenaga medis.

Persatuan sebagai Kekuatan

Tokoh adat menekankan bahwa persatuan antara lembaga adat dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

  • Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak kekerasan.
  • Memperkuat solidaritas sosial demi ketahanan komunitas.
  • Mendukung pembangunan berkelanjutan demi masa depan Papua Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

Papua Butuh Damai, Bukan Kekerasan

Pernyataan ini menegaskan bahwa Papua hanya bisa maju bila kekerasan dihentikan, hukum ditegakkan, dan keselamatan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama.

Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi masyarakat sipil. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?