Ambulans Dibakar oleh TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo: Teror terhadap Layanan Kesehatan

pojokindo.com– Yahukimo, Papua Pegunungan — Dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim di Distrik Dekai dibakar oleh anggota TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo. Insiden yang terjadi pada malam hari ini menambah daftar intimidasi terhadap fasilitas layanan kesehatan, memperlihatkan pola teror yang menyasar sarana vital masyarakat.
Kronologi Insiden
Pelaku dilaporkan membawa bahan bakar dan menyiramkannya di sekitar kendaraan ambulans, diduga sebagai upaya melumpuhkan sarana evakuasi medis.
- Ancaman pembakaran puskesmas juga sempat dilontarkan.
- Ketegangan mereda setelah warga berkumpul dan melakukan negosiasi, sehingga bangunan puskesmas tidak ikut dibakar.
- Temuan sisa bahan bakar dan jejak siraman memperkuat dugaan adanya upaya sabotase fasilitas kesehatan.
Dampak Kemanusiaan
Pengamat keamanan menilai intimidasi terhadap ambulans dan fasilitas kesehatan berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan serius:
- Layanan darurat lumpuh, masyarakat kehilangan akses pertolongan cepat.
- Ibu dan anak terancam, layanan kesehatan dasar berisiko berhenti.
- Penyakit kritis tidak tertangani, memperburuk kondisi warga pedalaman.
Respons Aparat
Aparat keamanan meningkatkan pengamanan fasilitas publik untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan. Fokus utama adalah menjamin keselamatan tenaga medis dan masyarakat sipil di tengah situasi keamanan yang rapuh.
Papua Butuh Damai, Bukan Teror Kesehatan
Peristiwa ini menegaskan bahwa Papua hanya bisa maju bila teror dihentikan, hukum ditegakkan, dan keselamatan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama.
Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi layanan kesehatan. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.
