Aske Mabel kembali berulah, Polres Yalimo Diminta Tingkatkan Pengamanan
POJOKINDO.COM -Yalimo- Aksi teror yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aske Mabel di Kabupaten Yalimo tujuh bulan terakhir menjadi perhatian serius Kepolisian Daerah Papua.
Pasalnya, sejak Aske Mabel kabur membawa 4 pucuk Senpi AK 2000 dan sejumlah amunisi pada Juni 2024, aksi kekerasan bersenjata di Yalimo meningkat. Tercatat hingga Januari 2025 terdapat 6 orang meninggal dunia dan beberapa luka-luka.
Menyikapi kejadian ini, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol Faizal Ramadhani meminta seluruh personil Polres Yalimo untuk meningkatkan pengamanan dan memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Yalimo.
“Ini bukan perkara biasa, namun pada saat ini situasi membuat keadaan cenderung tidak baik, keresahan masyarakat mulai terlihat dan mulai mengganggu aktifitas distribusi logistik yang menuju ke Yalimo,” katanya saat memimpin apel pagi di Lapangan Mako Polres Yalimo, Senin (20/01/2025).
Lebih lanjut, ia mengatakan hal ini tidak bisa dibiarkan, aparat keamanan perlu melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih intensif untuk menanggulangi aksi-aksi tersebut.
“Saya harap ini menjadi tanggung jawab kita bersama, apalagi sudah di backup penebalan pasukan dari Ops Damai Cartenz dan berharap setiap doa kita panjatkan agar Kabupaten Yalimo lebih aman dan pulih situasi kamtibmasnya,” ujarnya.
Turut hadir dalam apel pagi yang digelar, yakni, Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Era Adhinata, Kapolres Yalimo, Kompol John Samonsabra, Wakapolres Yalimo, Kompol Unding Amiluddin, PJU Polres Yalimo dan seluruh personel Polres Yalimo.

