KeamananSosial

Pj Bupati Puncak kunjungi Mimika, untuk Damaikan Dua Kelompok Warga yang Bertikai

POJOKINDO.COM -Mimika- Pj Bupati Puncak, Nenu Tabuni, mengunjungi Kabupaten Mimika, Papua Tengah usai terjadi bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Jalan C. Heatubun pada 25 Desember 2024.

Nenu Tabuni mengatakan, dirinya hadir menemui salah satu pihak yang bertikai karena menurutnya banyak masyarakat Puncak yang berada di Mimika, terutama di Jalan C. Heatubun atau jalan baru

“Kami Pemerintah Kabupaten Puncak di Mimika, (karena) masyarakat Kabupaten Puncak sebagian besar di Mimika. Ada yang menjadi warga, kemudian ada yang berlibur karena menjelang Natal. Dengan adanya kejadian kemarin itu, kami berkunjung,” katanya saat ditemui wartawan di Jalan C. Heatubun.

Nenu Tabuni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, TNI dan Polri yang telah berjaga-jaga untuk melerai dua kelompok sejak bentrok terjadi.

“Kami Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan terutama Kapolres Mimika dan Kapolsek Mimika Baru, kemudian seluruh jajarannya juga TNI yang mengamankan, sejak kejadian sampai hari ini,” ucapnya.

Kata dia, ketika bertemu langsung dengan masyarakat, disampaikan bahwa salah satu pihak menyatakan tidak ingin bentrok yang terjadi berlanjut.

“Dari pihak keluarga beberapa marga besar tadi, kita sudah sampaikan, bahwa mereka tidak mau perang. Kehadiran kami pemerintah mendukung dan menguatkan masyarakat, bahwa tidak boleh lagi ada perang, karena ini suasana Natal dan Tahun Baru 2025,” ungkapnya.

Nenu menegaskan, kehadirannya untuk menguatkan masyarakat Puncak yang ada di Mimika, agar tetap menegaskan sikap untuk berdamai.

“Tadi juga pak Ricky (Ricky Dolame selaku perwakilan pihak yang bertikai) dan masyarakat sudah menyatakan sikap, bahwa kedua pemerintah yakni Mimika dan Puncak sudah ada, sehingga perang tidak akan dilakukan lagi, dan ingin berdamai,” tegasnya.

Pun begitu, menurut Nenu Tabuni, ada beberapa proses tahapan tradisi yang perlu dilakukan hingga nantinya diakhiri dengan patah panah dan bakar batu.

“Itu prosesi perang, jadi pasti akan lakukan itu. Tetapi kami intinya, kehadiran kami untuk berikan keamanan bahwa masyarakat jangan lagi perang, mereka ini juga kan di kota Kabupaten Mimika, barometernya Papua, sama dengan Jayapura, maupun Nabire,” tandasnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Pj Bupati Puncak juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai tanda perdamaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?