Keamanan

Pangkogabwilhan III: Prajurit Dikerahkan untuk Memburu OPM yang Membunuh Pilot Selandia Baru

JAYAPURA, POJOKINDO.com – Prajurit TNI dikerahkan memburu Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membunuh pilot helikopter asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning (50).

TPNPB-OPM atau KKB membunuh Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/8/2024).

Perburuan terhadap OPM diatur secara matang.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen Richard Tampubolon mengutuk tindakan TPNPB-OPM yang membunuh pekerja kemanusiaan.

“Kami akan terus menindaklanjuti dengan pengejaran pada kelompok ini, terkoordinasi oleh seluruh aparat,” kata Richard, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad), Jumat (9/8/2024).

Tampubolon juga mengingatkan bahwa OPM selalu membuat propaganda. 

Di Distrik Alama, Mimika, OPM mengintimidasi dan memaksa masyarakat untuk mengungsi karena akan ada operasi militer.

“Ini tidak betul semuanya, militer dan prajurit hadir untuk memberikan keamanan dukungan pelayanan dasar masyarakat,” ujar Richard.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto memastikan, aparat keamanan akan bertindak sesuai prosedur usai kasus pembunuhan pilot itu.

“Pemerintah melalui aparat keamanan akan melakukan berbagai tindakan yang dibutuhkan sesuai dengan prosedur dan hukum berlaku,” kata Hadi melalui pesan tertulis kepada awak media, Selasa (6/8/2024) petang.

Namun, Hadi tidak mengelaborasi tindakan apa yang akan dilakukan aparat keamanan.

Ia hanya mengatakan bahwa tindakan itu untuk “menjaga situasi tetap kondusif bagi kepentingan nasional”.

Diwartakan sebelumnya, TPNPB-OPM atau KKB membunuh Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/8/2024).

Korban yang merupakan pilot helikopter milik PT Intan Angkasa Service dibunuh ketika mengangkut empat orang penumpang dan mendarat di Distrik Alama.

Pada Selasa pagi WIT, aparat gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Glen Malcolm. Pukul 12.48 WIT, helikopter TNI yang membawa jenazah Glen berhasil mendarat dengan aman di Lanud Yohanis Kapiyau Mimika.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh Ambulance TNI AD ke RSUD Kabupaten Mimika guna penanganan lebih lanjut.

Di sisi lain, juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengonfirmasi klaim aparat terkait tuduhan penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot Glen Malcolm Conning. 

“Kami curiga pembunuhan pilot helikopter asal Selandia Baru sudah diskenariokan oleh militer dan polisi Indonesia sendiri,” kata Sebby.

 “Katanya mayat pilot dibakar dengan helikopter, tapi di foto mayat dan helikopter masih utuh,” kata dia. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?