Polda Jambi Kirim 100 Personel BKO ke Papua Tergabung Satgas Amole Bakal Tumpas OPM
JAYAPURA, POJOKINDO.com – Operasi Amole adalah pengamanan Bawah Kendali Operasi (BKO) yang dikirim ke Papua dari Polda Jambi.
Diketahui, ada sebanyak 100 personel yang dikirimkan ke Papua yang bakal bertugas selama enam bulan lamanya.Keberangkatan 100 personel Brimob tersebut untuk mendukung operasi keamanan di wilayah Papua.
Hal ini dikatakan Kapolda jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono saat memimpin langsung apel keberangkatan 100 personel Satuan Brimob Polda Jambi ke Papua, Senin (15/4/2024).
Apel keberangkatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigadir Jendral Polisi Edi Mardianto, beserta pejabat utama Polda Jambi, dan para perwira dari Satuan Brimob Polda Jambi.
Keberangkatan 100 personel Satuan Brimob Polda Jambi ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.
Kehadiran 100 personel Satbrimob Jambi, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.Kapolda Jambi dan jajaran Polda Jambi berharap agar personel yang diberangkatkan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.
“Serta kembali dengan selamat setelah menyelesaikan tugas operasi di Papua,” kata Rusdi.
Penugasan Operasi Amole Tahun 2024 BKO Polda Papua ini berlangsung selama enam bulan ke depan.
Situasi Tembagapura Pasca-OPM Ditembak
Pasca-tertembaknya dua pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Mile 69, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (4/4/2024) lalu kini situasi masih dalam keadaan aman dan kondusif.
Kedua anggota KKB yang dieksekusi mati TNI-Polri masing-masing bernama Abubakar Kogoya atau (ABK), dan Demianus Magay (DM).
Situasi aman dan kondusif tersebut diungkapkan oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra.
“Situasi di Distrik Tembagapura masih dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh kegiatan di sana juga normal,” ujar Kapolres, Senin (15/4/2023)
Dikatakan, saat ini TNI-Polri terus melakukan patroli dan pengamanan untuk mengantisipasi muncul gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
“Kami TNI-Polri selalu hadir melindungi masyarakat dan Negara. Kalau penambahan personel bakal disesuaikan dengan situasi di lapangan,” katanya. (ka)

