Inilah Sosok Kisah Carel Suebu Lolos ke DPD RI dari Dapil Papua, Modal Terbatas Suara Teratas
JAYAPURA, POJOKINDO.com – KPU Papua telah merampungkan pleno rekapitusali penghitungan suara tingkat Provinsi Papua pada 20 Maret 2024 lalu.
Adapun pada pleno tersebut telah menetapkan 4 anggota DPD RI terpilih berdasarkan hasil suara terbanyak pada Pemilu 14 April 2024 lalu.Mereka adalah, Carel Simon Petrus Suebu, David Harol Waromi, Regina Muabuay, dan Lalita.
Dari 4 anggota DPD RI terpilih tersebut, sosok Carel Suebu yang paling menonjol jumlah suaranya.
Pria bernama lengkap Carel Simon Petrus Suebu itu meraih suara terbanyak dari semua calon, dengan perolehan 115.036 suara,menjadi caleg tentunya modal yang cukup besar,namun berbeda dengan suami dari Agustina Youwe ini.
Ia tak memiliki modal besar.Boleh dibilang, modalnya terbatas, yakni sebesar Rp 16 juta,namun, nomimal ini bisa membawanya lolos ke DPD RI dengan mulus.
Perolehan suara pria kelahiran Sentani, Kabupaten Jayapura 21 September 1979 juga hampir merata di 8 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua.Padahal ini baru pertama kalinya ia maju sebagai caleg DPD RI.
Anak kandung dari pasangan, Musa Suebu dan Paulina Hikoyabi ini memang tidak asing bagi masyarakat di Papua.
Kariernya di dunia politik memang belum banyak diketahui oleh banyak publik di Papua,tetapi jika melihat latar belakangnya dari dunia kerjanya ia telah menjabat beberapa posisi strategis baik dikalangan gereja dan juga lembaga Bawaslu.
Adapun Carel Suebu pernah menjabat sebagai, Bendahara Klasis GKI Tanah Merah, Bendahara klasis GKI Wasior/ Teluk Wondama, Ketua Panwaslu Kab Teluk Wondama, Sekdep Ekubang Sinode GKI di Tanah Papua dan Bawaslu Papua Barat.
“Awalnya saya tidak optimis bisa lolos ke DPD RI, tetapi puji Tuhan saya terpilih dengan meraih suara terbanyak dari 11 calon DPD RI yang maju di Pemilu 14 Februari 2024 lalu,”ucap Carel Suebu ketika ditemui usai pleno di KPU Provinsi Papua, Kamis (21/4/2024) pagi.
Carel Suebu mengaku, perolehan suaranya cukup signifikan mencapai 115.036.Perolehan suaranya tersebut didapatkan dari 8 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua.
“Perolehan suara saya hampir merata disemua Kabupaten/ Kota. Terbanyak di Kabupaten Jayapura, 28.861 suara.
Kemudian di Kota Jayapura, 28.623 suara, Kabupaten Biak Numfor 16.463 suara, Kabupaten Kepulauan Yapen, 15.917,lalu Kabupaten Keerom, 7.201, Sarmi, 3.292, Waropen, 5.064, Supiori 4.169, Mamberamo Raya, 5.446 suara.
“Saya hanya bermodalkan uang sebanyak Rp16 juta sesuai laporan dana kampanye awal saya ke KPU Papua,”terangnya.
Carel menyampaikan, modal 16 juta tersebut dia pakai untuk kebutuhan ATK Pemilu, seperti cetak kartu nama dan baliho.
Selebihnya dia lebih banyak turun lakukan konsolidasi dengan masyarakat baik kalangan pemuda, Gereja, Tokoh Adat dan masyarakat di 9 kabupaten/ kota di Provinsi Papua.
“Saya juga kaget karena bisa meraih suara terbanyak dan diluar perkiraannya bisa lolos ke DPD RI dengan torehan suara yang mencapai ratusan ribu ini,” bebernya.
“Ya, semua ini tentu berkat dukungan doa dan juga dukungan suara dari seluruh masyarakat di Provinsi Papua, secara pribadi saya sampaikan terima kasih dan tentunya saya siap menjalankan tugas saya sebagai anggota DPD RI untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat Papua,”pintanya.
Kata Carel Suebu, pertarungan politik pada Pemilu 14 Februari lalu sudah selesai.
Menurutnya, 11 calon anggota DPD RI yang maju lalu adalah putra dan putri terbaik Papua.
“Proses ini memang masih jalan, karena ini baru pleno rekapitulasi perhitungan suara.Kita menunggu lagi untuk pleno penetapan calon DPD RI dari KPU RI yang sejauh ini masih berjalan,”tutup Carel Suebu. (ka)

