Pj Gubernur Papua Barat Ajak BI Papua Barat Jaga Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
MANOKWARI, POJOKINDO.com – Tahun 2024 perekonomian Indonesia diperkirakan masih dibayangi ketidakpastian. Munculnya berbagai gejolak, baik dari internal dan eksternal, disebut sebagai faktor yang membayangi ketidakpastian ekonomi Indonesia, termasuk di Papua Barat.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, Sabtu (20/1/2024), mengajak Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat untuk bersinergi dalam menjaga perekonomian.
Pada 2023, kolaborasi keduanya, ucapnya, menjaga stabilitas angka inflasi gabungan Papua Barat dan Papua Barat Daya. Ia berharap kolaborasi kedua pihak kembali menjaga inflasi di rentang 2,5 hingga 1 persen selama 2024.
“Pertumbuhan ekonomi diharapkan tetap tinggi,” kata Ali Baham Temongmere.
Kolaborasi kedua pihak itu, ucapnya, dapat diwujudkan dengan program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta koordinasi dalam pengendalian inflasi secara efektif dan efisien. Ada program 4K yang menurut Ali Baham Temongmere mampu menjaga inflasi dan mewujudkan perekonomian yang tinggi.
“Ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif,” katanya.(ka)

