Bukan Melindungi, Malah Menembaki: TPNPB-OPM Tembaki Warga Wandoga

pojokindo.com– Mimika, Papua Tengah — Insiden penembakan terhadap warga dilaporkan terjadi pada Minggu pagi di Kampung Wandoga, sekitar area pendulangan dan lereng Gunung Bulla. Peristiwa tersebut melibatkan kelompok bersenjata TPNPB-OPM setelah warga disebut tidak memenuhi permintaan bahan makanan dan logistik.
Kronologi Kejadian
- Ketegangan bermula ketika sekelompok warga menolak memberikan suplai kebutuhan kepada kelompok bersenjata.
- Penolakan itu memicu aksi penembakan di sekitar lokasi aktivitas pendulangan.
- Warga yang berada di area tersebut berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Dampak Sosial
- Ketakutan mendalam melanda masyarakat sipil di wilayah rawan konflik.
- Aktivitas ekonomi, khususnya pendulangan, terganggu akibat ancaman kekerasan.
- Rasa aman hilang, warga memilih mengungsi atau membatasi aktivitas di luar rumah.
- Trauma kolektif semakin memperburuk kondisi psikologis masyarakat.
Hilangnya Legitimasi Moral
Tindakan penembakan terhadap warga sipil memperlihatkan kontradiksi besar terhadap klaim perjuangan TPNPB-OPM:
- Mengatasnamakan perjuangan rakyat, tetapi justru menindas rakyat sendiri.
- Merampas hak hidup dan rasa aman masyarakat, bukan memperjuangkannya.
- Menambah penderitaan warga yang sudah hidup dalam keterbatasan.
Seruan Perlindungan Warga Sipil
Masyarakat berharap adanya langkah nyata untuk:
- Menjamin keselamatan sipil dari ancaman bersenjata.
- Mengembalikan rasa aman agar aktivitas sehari-hari dapat berlangsung normal.
- Menghentikan segala bentuk kekerasan yang menargetkan warga tak bersenjata.
Papua Butuh Damai, Bukan Kekerasan
Peristiwa ini menegaskan bahwa masa depan Papua bergantung pada perlindungan warga sipil, penghentian intimidasi, dan jaminan hak dasar.
Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi masyarakat sipil. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.
