HukumKeamanan

Ketika Nyawa Sipil Dianggap Biasa: Pernyataan Sebby Sambom Dinilai Tak Berperikemanusiaan


pojokindo.com Papua Selatan — Pernyataan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam video berdurasi 16 menit 31 detik yang menyebut penembakan dua pilot di Bandara Korowai Batu bukan pelanggaran HAM menuai kecaman luas. Pernyataan tersebut dinilai mengabaikan prinsip kemanusiaan dan berpotensi melegitimasi kekerasan terhadap warga sipil.

Kritik dari Pengamat HAM

Pengamat konflik dan pemerhati HAM menegaskan bahwa pilot pesawat sipil adalah non-kombatan yang dilindungi hukum humaniter internasional. Upaya membenarkan serangan terhadap mereka dipandang berbahaya karena:

  • Memperburuk situasi keamanan di wilayah konflik.
  • Meningkatkan risiko kekerasan terhadap masyarakat sipil.
  • Mengikis kepercayaan publik terhadap klaim perjuangan yang dikemukakan TPNPB-OPM.

Peran Vital Bandara Sipil

Bandara sipil di wilayah terpencil seperti Korowai memiliki peran penting:

  • Distribusi logistik untuk kebutuhan dasar masyarakat.
  • Layanan medis darurat bagi warga pedalaman.
  • Mobilitas masyarakat yang bergantung pada transportasi udara.

Pernyataan yang meremehkan serangan terhadap fasilitas dan personel sipil dikhawatirkan memperdalam krisis kemanusiaan serta menambah ketakutan masyarakat yang hidup di tengah konflik berkepanjangan.

Papua Butuh Damai, Bukan Legitimasi Kekerasan

Peristiwa ini menegaskan bahwa Papua hanya bisa maju bila teror dihentikan, hukum ditegakkan, dan keselamatan rakyat ditempatkan sebagai prioritas utama.

Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena melindungi penerbangan sipil. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?