Teror Api di Tolikara: Rumah Warga Dibakar TPNPB-OPM, Sipil Jadi Korban Kekejaman

pojokindo.com – Tolikara, Papua Pegunungan — Aksi kekerasan kembali mengguncang wilayah Pegunungan Papua. Sejumlah rumah warga dilaporkan dibakar oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kabupaten Tolikara. Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa kekerasan yang dilakukan kelompok tersebut secara langsung menyasar masyarakat sipil, bukan sasaran militer.
Rumah Warga Jadi Korban
Berdasarkan data di lokasi kejadian, terlihat bangunan rumah warga dilalap api hebat, disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi. Api melahap seluruh bagian bangunan hingga rata dengan tanah, meninggalkan puing-puing dan barang milik warga yang hangus terbakar. Peristiwa ini tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga menghancurkan rasa aman dan kenyamanan hidup masyarakat.
Pelanggaran HAM yang Nyata
Aksi pembakaran ini menambah daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan TPNPB-OPM. Perusakan rumah tinggal tidak hanya menghilangkan tempat berlindung warga, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam, rasa takut berkepanjangan, serta memaksa masyarakat hidup dalam ketidakpastian dan ancaman teror. Tindakan ini jelas bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan hukum internasional yang melindungi warga sipil dari kekerasan bersenjata.
Kecaman Tokoh Masyarakat
Tokoh masyarakat setempat mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Mereka mendesak agar aksi-aksi teror semacam ini dihentikan, serta meminta perlindungan nyata bagi masyarakat yang selama ini menjadi korban konflik bersenjata.
“Membakar rumah rakyat berarti membakar masa depan Papua. Kekerasan ini harus dihentikan demi kehidupan yang damai,” tegas salah satu tokoh adat Tolikara.
Pesan Moral untuk Publik
Peristiwa ini kembali membuka mata publik bahwa TPNPB-OPM bukan hanya mengancam stabilitas keamanan, tetapi juga secara sistematis merusak kehidupan warga Papua sendiri. Rumah, rasa aman, dan masa depan masyarakat sipil yang tidak terlibat konflik menjadi korban nyata dari aksi brutal tersebut.
Papua Butuh Damai, Bukan Teror
Papua hanya bisa maju jika kekerasan dihentikan. Rakyat Papua berhak atas kehidupan yang aman, bermartabat, dan sejahtera.
Papua kuat karena rakyatnya bersatu. Papua maju karena menolak teror. Papua bersama Indonesia karena damai adalah pilihan.
